gambar TAHUN 2017, PUSINOV BERHASIL MENDAFTARKAN 159 PATEN

Pusat Inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia telah berhasil mewujudkan peningkatan jumlah pendaftaran paten di LIPI dari tahun sebelumnya, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian untuk pendaftaran paten tahun 2017 mencapai 159 paten, 2 desain industrI, 5 hak cipta dan 159 paten yang tervaluasi. Capaian ini salah satu yang mendorong pada tahun 2017, Pusat Inovasi LIPI memperoleh capaian kinerja sangat baik. Berdasarkan SMART Kementerian Keuangan, Pusat Inovasi menduduki posisi pertama dalam penilaian kinerja pelaksanaan RKAKL 2017 untuk lingkungan LIPI.

Capaian dibidang paten merupakan salah satu dari tiga prioritas capaian utama Pusat Inovasi yaitu pendaftaran paten, lisensi dan penciptaan perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT).  Tahun 2017, lisensi yang telah berhasil dicapai sebanyak 6 lisensi dari target 7 lisensi. Sementara untuk penciptaan perusahaan pemula berbasis teknologi telah berhasil mendapatkan 10 (sepuluh) tenant.

Pusat Inovasi memiliki peranan yang sangat penting dalam hilirisasi teknologi yang dihasilkan oleh Pusat Penelitian di lingkungan LIPI. Sehingga ketiga capaian utama Pusat Inovasi memberikan dampak yang besar terhadap kinerja LIPI dalam mewujudkan lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia dalam penelitian, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Disamping capaian utama, selama tahun 2017 Pusat Inovasi telah melaksanakan berbagai diseminasi teknologi dan pelatihan SDM dalam rangka peningkatan kemampuan hilirisasi teknologi. Bersama-sama dengan BKHH, Pusat Inovasi turut serta membantu dalam penyusunan Memorandum Of Understanding (MoU) dan berhasil melakukan kerjasama dengan berbagai stakeholder baik itu kementerian/lembaga lainnya, akademisi, pemerintah daerah maupun dengan negara lain diantaranya China dan Jepang.  

Sementara dari sisi anggaran, presentase realisasi mencapai 94,99 %, dimana anggaran Pusat Inovasi LIPI lebih diprioritaskan untuk pelayanan publik sebesar 61,47%. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, anggaran Pusinov mengalami kenaikan. Hal ini merupakan bukti komitmen pimpinan untuk mendorong bagaimana mewujudkan penelitian yang bisa terkomersialisasikan dan termanfaatkan untuk masyarakat. Kenaikan anggaran tersebut tidak lepas dari tanggung jawab Pusat Inovasi dalam pelaksanaan program kegiatan Cibinong Science Technology Park (CSTP) yang merupakan salah satu program prioritas nasional.

Tugas mewujudkan Cibinong Science Technology Park (CSTP) sebagai Pusat Alih Teknologi Hasil Litbang tidak mudah. Namun demikian Pusat Inovasi terus bekerja keras mewujudkannya dengan berbagai strategi. Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Inovasi LIPI, Bapak Nurul Taufiqu Rochman belum lama ini.  

Lebih lanjut Nurul mengatakan keberhasilan dalam hilirisasi penelitian tentunya harus didukung oleh seluruh peneliti dan satuan kerja di lingkungan LIPI. Sehingga butuh kerja bersama mewujudkan  lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia. (put)