gambar LIPI GIAT LAKUKAN HILIRISASI HASIL RISET

Berbagai strategi dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam rangka meningkatkan hasil penelitiannya agar mampu berdaya saing dengan industri. LIPI telah membuka diri untuk industri, dengan giat menjalankan program hilirisasi riset. Bahkan LIPI selalu menerima masukan dari industri terkait kebutuhan teknologi agar setiap hasil risetnya dapat termanfaatkan oleh pasar.

Dalam rangka mewujudkan hilirisasi hasil riset tersebut, kemudian dilakukan pembangunan Cibinong Science Technology Park (C-STP). C-STP ini hadir agar memudahkan pengembangan alih teknologi serta diseminasi kepada masyarakat dan industri. CSTP berperan dalam menyinergikan semua unsur ekosistem inovasi tersebut sehingga kondusif dalam penciptaan dan pengembangan industri berbasis riset.

LIPI akan tetap menjalankan riset dasar yang menjadi culture nya, namun tentunya riset-riset yang dibutuhkan industri akan semakin didorong untuk menghasilkan inovasi. Dengan demikian, nantinya peneliti pada penelitian dasar perlu juga melihat apa yang sekiranya dibutuhkan industri.

Dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia Iptek untuk mengantisipasi dinamika pasar, LIPI menyelenggarakan The 2nd Indonesia International Conference on Science Technology Park dan Seminar Nasional Technopreneurship dan Alih Teknologi 2017. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen LIPI dalam hal ini Pusat Inovasi untuk mencapai visi LIPI untuk mendorong peningkatan daya saing nasional, khususnya pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan teknologi. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mengakselerasi terjadinya proses alih ilmu pengetahuan dan teknologi dari lembaga litbang dan universitas kepada masyarakat dan industri, yang selanjutnya dapat memiliki dampak besar bagi peningkatan daya saing industri serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

The 2nd Indonesia International Conference on Science Technology Park dan Seminar Nasional Technopreneurship dan Alih Teknologi 2017 merupakan rangkaian Indonesia Science Expo (ISE) 2017, yang diselenggarakan dari tanggal 25- 26 Oktober 2017 bertempat di Balai Kartini Convetion Center Jakarta, dengan menghadirkan keynote speaker Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dan Menteri Keuangan, para pembicara professional dibidang Science Technology Park, Technoprenuership dan alih teknologi dari Luar Negeri  yaitu dari University of Queensland dan Technology Park Malaysia, serta beberapa pembicara dari Dalam Negeri, juga diisi dengan sesi paparan dari para pemakalah.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman terkait proses hilirisasi hasil alih teknologi hasil riset yang ideal seperti apa dan bagaimana membangun sinergitas antara penelitian dengan industri, agar pada akhirnya dapat mendorong peranan iptek dalam peningkatan daya saing ekonomi daerah dan nasional. (put)