gambar RESEACH AND DEVELOPMENT AGENCY, GOVERNMENT OF WEST SUMATERA PROVINCE, TRY TO EXPLORE COOPERATION WITH LIPI

(not yet translate)

Rombongan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang dipimpin oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat, Ibu Dr. Ir. Reti Wafda, MTP  melakukan kunjungan ke Cibinong Science Center Botanical Garden (CSC-BG) pada hari Kamis, 26 Maret 2017 yang lalu. Kunjungan ini diikuti dari jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Adapun maksud utama dari kunjungan ini adalah penjajakan kerjasama antara pemerintah provinsi Sumatera Barat dengan LIPI khususnya untuk penerapan dan pemanfaatan teknologi LIPI di provinsi Sumatera Barat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sumbar Dr.Ir. Reti Wafda, MTP dalam diskusi awal mengatakan Provinsi Sumatera Barat mempunyai komoditi unggulan disektor pertanian, pertambangan dan jasa. Untuk sektor pertanian komoditi yang diunggulkan adalah sub sektor tanaman perkebunan dengan komoditi gambir, jarak dan nilam. Sub sektor perikanan dengan komoditi yang diunggulkan yaitu perikanan tangkap. Sementara komoditi penunjang untuk sektor pertanian yaitu sub sektor tanaman perkebunan dengan komoditi kakao, kelapa dan karet. sub sektor perikanan meliputi budidaya tambak, budidaya kolam dan budidaya keramba. Untuk sektor pertambangan komoditi yang diunggulkan adalah semen.

Balitbang dapat memberikan kontribusi sebagai dasar pengambilan kebijakan daerah dan pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Sumbar berharap LIPI dapat memberikan masukan terutama teknologi yang dimiliki LIPI, yang mampu membantu pembangunan di Sumbar.

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi Pemerintah Provinsi Sumbar dalam usaha perikanan yaitu kebutuhan pakan yang tinggi dan harga pakan yang mahal, serta sumber daya air yang semakin terbatas. 

LIPI memiliki sistem budidaya multitrofik terpadu. Teknologi IMTA merupakan kegiatan budidaya berbagai jenis biota perairan yang dipadu-sinergikan berdasar sifat trofiknya. Kegiatan ini diarahkan untuk pemanfaatan ruang, air, dan sumber daya pakan yang efektif dan efisien. Pada teknologi IMTA limbah yang dihasilkan dari suatu komoditas dapat menjadi sumber energi bagi komoditas lainnya. Sehingga pada akhirnya kegiatan ini tidak menghasilkan limbah akan tetapi menghasilkan komoditas yang dapat dipanen dan air bersih yang memenuhi baku mutu untuk lingkungan.

Setelah melakukan diskusi dan kunjungan ke Pusat Penelitian Biologi, Pusat Penelitian Bioteknologi, Pusat Penelitian Limnologi dan Pusat Inovasi, LIPI, rombongan tertarik kepada teknologi pupuk organik hayati dan pemanfaatan teknologi IMTA dalam penyediaan pakan ikan. Terkait dengan hal tersebut, Pemprov Sumbar akan menindaklanjuti kunjungan ini dengan menyusun kerjasama dengan LIPI, yang direalisasikan dalam bentuk kegiatan yang melibatkan LIPI dan Pemprov Sumbar.