gambar PT PEMBANGKIT JAWA BALI VIST AND EXPOSE OF LIPI ELECTRICAL RESEARCH AND DEVELOPMENT

(not yet translate)

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ditantang untuk melakukan penelitian yang bisa menjawab kebutuhan industri, salah satunya pada bidang perekayasaan sistem pembangkit listrik. Dalam industri ketenagalistrikan, saat ini arahnya ke penggunaan energi terbarukan. Oleh sebab itu penelitian yang ada di LIPI diharapkan dapat diarahkan ke energi terbarukan. Hal ini yang mengemuka dalam acara kunjungan dan ekspose hasil litbang LIPI dengan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) belum lama ini diselenggarakan di Pusat Penelitian Fisika, Serpong, Selasa (24/04).

Plh. Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Bapak Mahmudi dalam pembukaan ekspose ini menjelaskan bahwa kegiatan ekspose hasil litbang LIPI diselenggarakan sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman antara LIPI dengan PJB akhir februari lalu. Ekspose Hasil Litbang ini merupakan wadah bagi LIPI dan PJB untuk berdiskusi bersama, mendengarkan dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi PJB. Sementara LIPI akan mempresentasikan peluang penelitian yang bisa dilakukan oleh LIPI atau teknologi yang telah dihasilkan di LIPI guna menunjang kebutuhan PJB khususnya dibidang ketenagalistrikan.

PJB merupakan anak perusahaan PLN dibidang hulu dan memiliki peran strategis untuk memastikan ketersediaan listrik di wilayah paling strategis di Indonesia yaitu Jawa dan Bali. PJB memiliki segmen usaha utama sebagai penyedia tenaga listrik melalui 9 (sembilan) Unit Pembangkitan (UP) dengan total kapasitas terpasang sebesar 7.055 MW yang tersebar di Indonesia. Pada ekspose hasil litbang LIPI ini, dihadiri oleh tim engineering pusat dan unit pembangkit dibawah PJB.

Dalam diskusi Bapak Tri selaku perwakilan dari tim engineering pusat PJB mengatakan masalah yang ada dalam sistem pembangkitan saat ini yaitu usia dari pembangkit yang sudah lama. Dari segi bisnis, bila membeli material baru akan menimbulkan biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, PJB mengharapkan adanya hasil penelitian LIPI yang membantu PJB dalam hal ketersediaan material ketenagalistrikan yang efektif dan efisien.   

Pada sesi penutupan, Kepala Pusat Inovasi LIPI, Bapak Nurul Taufiqurahman mengatakan dari pertemuan ini diharapkan dapat tercipta kerjasama pemanfaatan hasil litbang dan/atau kerjasama penelitian bersama antara LIPI dengan PJB yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Rombongan tim engineering PJB berkesempatan juga melakukan kunjungan ke laboratorium yang berada dilingkungan Pusat Penelitian Fisika yaitu Laboratorim Material Magnetik dan Laboratorim Batterai. Dalam kunjungan ini, rombongan sangat antusias melihat bagaimana penelitian yang sedang dilakukan oleh LIPI dan berharap LIPI bisa berkontribusi dalam bidang pembangkitan listrik.