gambar GRAND LAUNCHING OF IP PORT

[Not yet translated] Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah menjadi pelopor perolehan paten di Indonesia dengan total 593 paten sampai dengan September 2017. Perolehan paten LIPI secara keseluruhan dari tahun-ketahun terus meningkat. Dalam rangka memberikan informasi terkait kekayaan intelektual, LIPI membangun Sistem Manajemen Informasi Kekayaan Intelektual LIPI.

Dalam pengantar peluncuran Intellectual Property (IP) Port LIPI, Kepala Pusat Inovasi LIPI Nurul Taufiqu Rochman mengatakan bahwa Basis data online yang disebut dengan Sistem Manajemen Informasi Kekayaan Intelektual LIPI tersebut menyajikan antarmuka yang cukup memudahkan bagi pengguna yang membutuhkan data mengenai KI milik LIPI. Setelah berjalan selama tiga tahun ternyata dirasakan adanya kebutuhan yang lebih dari sekedar penyajian data KI LIPI. Integrasi media digital, Pengajuan KI secara online, tampilan dan visualisasi data yang mutakhir, penghitung jumlah pengunjung, forum tanya-jawab mengenai KI, dan kemitraan dengan institusi lain menjadi sederet kebutuhan yang ingin diwujudkan oleh Pusat Inovasi LIPI sebagai langkah inovasi pelayanan kepada publik dan stakeholder terkait.

Melalui aplikasi IP PORT dan pemanfaatannya oleh institusi lain di Indonesia diharapkan manajemen kekayaan intelektual khususnya di lingkungan LIPI dan secara nasional pada level lemlitbang, universitas/perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi lebih tertata rapi.

Peluncuran Intellectual Property (IP) Port LIPI dilakukan oleh Pelaksana Tugas Kepala LIPI Bambang Subiyanto, dengan didampingi Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Hari Purwanto, Pelaksana Tugas Deputi Jasa Ilmiah LIPI, Mego Pinandito dan Kepala Pusat Inovasi LIPI, Nurul Taufiqu Rochman. Peluncuran ini dilaksanakan pada acara pembukaan The 2nd Indonesia International Conference on Science Technology Park dan Seminar Nasional Technopreneurship dan Alih Teknologi 2017, yang merupakan bagian dari gelaran Indonesia Science Expo (ISE) 2017, pada hari Rabu (25/10), bertempat di Balai Kartini Jakarta.

Sementara itu, dalam rangka terus menumbuhkan semangat berinovasi, LIPI memberikan penghargaan khusus kepada 2 besar inventor yang paling produktif jumlah patennya yaitu kepada Prof. Dr. Muhammad Hanafi dengan jumlah 27 Paten dan Dr. Eng. Agus Haryono dengan jumlah 23 Paten. Keduanya dari Kedeputian Ilmu Pengetahuan Teknik, Pusat Penelitian Kimia, LIPI.

Salah satu indikator capaian, kinerja dan akuntabilitas suatu lembaga litbang adalah dilihat dari produktifitas paten yang diajukan pendaftarannya. Capaian paten terdaftar lembaga litbang sebagai manifestasi publikasi teknologi kepada masyarakat serta modal potensial untuk dialihteknologikan kepada pengguna sehingga dapat memperkuat nilai dan eksistensi lembaga tersebut di mata pemerintah maupun masyarakat.

Penghargaan khusus kepada inventor dengan produktivitas paten terbanyak dilakukan dalam rangka penguatan kompetensi yang dimiliki LIPI dalam melihat sejauhmana hasil yang diperoleh peneliti-peneliti dalam menerjemahkan bentuk-bentuk hasil penelitian dan pengembangan yang teregistrasi perlinduangan kekayaan intelektualnya dalam daya saing nasional dan internasional.