SURVEY TIM PPII LIPI KE PUSAT PELATIHAN PEDESAAN SWADAYA CARIU BOGOR

SURVEY TIM PPII LIPI KE PUSAT PELATIHAN PEDESAAN SWADAYA CARIU BOGOR

Tim Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek, Pusat Penelitian Limnologi dan perwakilan Pusat Penelitian Metalurgi dan Material  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Tim PPII-LIPI) melakukan kunjungan lapangan ke Pusat Pelatihan Pedesaan Swadaya Cariu Bogor Jawa Barat Senin, 3 Februari 2020. Maksud kunjungan ini adalah sebagai kelanjutan kunjungan anggota DPR-RI Komisi VI Ir. Mindo Sianipar beserta rombongan ke PPII LIPI Cibinong  seminggu yang lalu. Dalam pertemuan  awal anggota DPR bernomor A. 220 tertarik dengan pengetahuan, teknologi dan inovasi LIPI yang berkaitan dengan  perikanan khususnya perikanan sidat dan udang.

Tinjauan ke kolam perikanan
Survei ke lapangan

Laboratorium Ekonomi Gotong Royong dan Sekolah Lapang Pertanian (LEGSLP) DPP PDI Perjuangan merupakan lokasi pusat pelatihan pedesaan swadaya yang beralamat di  Kampung Bantar Panjang Desa Sukajadi Kecamatan Cicariu Kabupaten Bogor Jawa Barat. Laboratorium yang berdiri tahun 2005 ini, tujuan awalnya adalah sebagai sarana pelatihan bagi petani dan penggerak petani,  kemudian sebagai tempat pembuatan model-model ekonomi rakyat yang dapat ditransfer ke pedesaan guna mengakselerasi kemajuan desa dengan bantuan melalui koperasi, kelompok / komunitas dan Badan Usaha Milik Desa.

Peninjauan ke kolam perikanan Taman Mediana

Luas area pusat pelatihan ini sekitar 12 Ha yang terdiri dari fasilitas untuk kegiatan pelatihan pertanian, perikanan, peternakan. Menurut Kepala LEGSLP PDI Mangontang Simajuntak  bahwa Laboratorium Ekonomi telah melatih ribuan petani dari seluruh Indonesia, mulai dari 2006 hingga kini. Beliau melanjutkan bahwa para pelatih didatangkan dari berbagai institusi sesuai Topik, mulai dari Pertanian, perikanan, peternakan, dan semua yang berhubungan Integreated farm dengan Prinsip Zero waste.

Diskusi di ruang tamu LEGSLP

Pada saat penerimaan tim LIPI di ruangan tamu laboratorium, Sianipar mengawali pembicaraan dengan memperkenalkan laboratorium ekonomi tersebut. Dalam diskusi Kepala Pusat Limnologi Dr. Fauzan A. M.Sc. dan tim memberikan penjelasan dan masukan bagi Laboratorium sebagai langkah awal penjajakan rencana penerapan iptek dan inovasi LIPI terkait perikanan khususnya sidat, setelah melakukan survei lapangan. Kehadiran tim PPII LIPI ke tempat tersebut sangat diperlukan untuk sharing knowledge hasil penelitian dan inovasinya. Beliau menyampaikan bahwa  langkah berikutnya setelah melakukan survei rencananya akan uji coba budidaya ikan sidat dan penerapan teknologi nanobubble pada perikanan bila ada pembiayaan. Sebenarnya banyak dibicarakan dalam diskusi tidak hanya perikanan namun pertanian dan kerjasama lainnya seperti dengan pihak asuransi yaitu ASPAN dan Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) serta stakeholder LEGSLP. (DK)