Kembangkan Teknologi Smart City, LIPI Gandeng Perusahaan Korea

Kembangkan Teknologi Smart City, LIPI Gandeng Perusahaan Korea

Pada tahun ini, LIPI akan melakukan pengembangan teknologi Smart City di Indonesia yang bekerjasama dengan WISER Co. Ltd. dan Data Alliance dari Korea Selatan. Dalam pembukaan acara pembahasan kerja sama pada hari ini, Selasa (14/01), Deputi Jasa Ilmiah, Dr. Mego Pinandito, M.Eng., mengatakan bahwa perusahaan tersebut fokus pada pengembangan teknologi informasi yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan pengembangan kota.

Deputi Jasa Ilmiah LIPI, Dr. Mego Pinandito membuka acara Pembahasan Kerjasama Pengembangan Smart City

Oleh karena itu, selain kerja sama di internal LIPI, perlu juga untuk menggandeng pemerintah daerah setempat, dalam hal ini adalah Kabupaten Bogor sebagai tempat paling pertama untuk mengaplikasikan proses pelaksanaan maupun hasil dari kerja sama ini. Adapun unsur yang penting di Kabupaten Bogor adalah Bappeda dan Dinas Kominfo.

“Dalam pengembangan smart city ini, diutamakan untuk mengajak UKM Indonesia untuk bergabung dalam pelaksanaan kerja sama sehingga dapat menghasilkan teknologi semacam ini. Nantinya produk teknologi informasi tersebut akan dilindungi dengan paten atau perlindungan kekayaan intelektual lainnya. Mengapa UKM, karena diharapkan agar dapat menyentuh masyarakat yang ada di desa-desa di Indonesia.”, Mego menambahkan.

Kerja sama ini akan dipusatkan pada satu home base dimana akan dipilih salah satu gedung pilot plant di PPII LIPI. LIPI akan terbuka bagi pemerintah daerah untuk memanfaatkan gedung pilot plant dengan menghubungi otoritas PPII LIPI.


Perwakilan  WISER Co. Ltd. dan Data Alliance, Dr. Jeong Hyop Lee

Dr. Jeong Hyop Lee, mewakili  perusahaan WISER Co. Ltd. dan Data Alliance memberikan presentasinya untuk menjelaskan teknologi smart city yang telah diterapkan di Korea Selatan. Dalam paparannya, Lee mengatakan bahwa pengembangan berbasis IoT dalam pelayanan masyarakat, pertama-tama diperlukan pengumpulan data dari berbagai sumber. Data alliance akan masuk apabila smart city sudah terlaksana, dimana data sudah terkumpul dan dapat diolah sedemikian rupa.

“Sekarang yang terjadi adalah google menguasai pasar dan tidak memberi ruang untuk perkembangan usaha kecil dan menengah. Data Alliance sudah menciptakan ekosistem pengembangan usaha berbasis IoT yang ada di Korea, mungkin ini dapat diterapkan juga di Indonesia.” tutur lee.

Menyambut baik rencana kerjasama tersebut dengan menjadikan Kabupaten Bogor sebagai wilayah uji (Test-Bed), perwakilan dari Bappeda Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa konsep smart city tersebut diharapkan dapat diadaptasikan menjadi smart village. Hal ini mengingat sebagian besar wilayah kabupaten Bogor masih berupa pedesaaan. Namun, disampaikan pula bahwa tantangan terbesar masih berkisar seputar ketersediaan jaringan internet yang belum merambah wilayah pedesaan tersebut. Oleh karena itu sangat penting untuk mencari sarana dan prasarana penunjang penyediaan jaringan internet. Menilik pemaparan Lee, pada dasarnya dapat mengisi keterbatasan pasokan internet dengan sistem LPWAN selain mengandalkan pasokan internet dari LAN dan jaringan GSM/mobile internet yang telah tersedia.

Pemapar dari Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan  Mekatronik LIPI

Satuan kerja yang merupakan pelaksana kerjasama dari pihak LIPI terdiri dari Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan  Mekatronik (Pusat 2 Telimek), Pusat Penelitian dan Telekomunikasi (P2ET), Pusat Penelitian Informatika (P2I) dan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (P2KK). Masing-masing perwakilan satuan kerja tersebut memberikan paparan terkait teknologi yang dimiliki untuk mendukung pengembangan smart city.

Hadir ditengah-tengah acara, Kepala LIPI, Dr. L.T. Handoko untuk memberi sambutan. Handoko menyampaikan bahwa lebih penting untuk menciptàkan IoT secukupnya yang penting bermanfaat atau memberikan benefit bagi banyak orang. Sebagai percontohan, dapat dilakukan di kebun raya yang dikelola secara keseluruhan oleh LIPI yang mulai bulan depan akan dibuat bebas dari kendaraan bermotor. Hal ini dimaksudkan agar tujuan para pengunjung untuk mendapatkan udara bersih tercapai sempurna.

Penandatangan MOU oleh Kepala LIPI dan pihak WISER, Co. Ltd. dan Data Alliance

Pada sesi terakhir, dilakukan penandatangan MOU oleh kedua belah pihak. Dengan pertemuan dan komitmen yang disepakati bersama dengan para stakeholder ini diharapkan dapat diimplementasikan dengan baik oleh para pihak. (HEP)(SN)