PARTISIPASI PPII DALAM PAMERAN JASA INDUSTRI 2019

PARTISIPASI PPII DALAM PAMERAN JASA INDUSTRI 2019

Sektor industri pengolahan non-migas menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2015 terdiri dari 15 subsektor. Subsektor tersebut yaitu : subsektor industri makanan minuman; industri pengolahan tembakau; industri tekstil dan pakaian jadi; industri kulit (barang dari kulit dan alas kaki; industri kayu (barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya; industri kertas dan barang dari kertas; percetakan dan reproduksi media rekaman; industri kimia, faramsi dan obat tradisional; industri karet, barang dari karet dan plastik; industri barang galian bukan logam; industri logam dasar; industri barang logam,komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik; industri mesin dan perlengkapan; industri alat angkutan; industri furnitur dan industri pengolahan lainnya, jasa reparasi, pemasangan mesin dan peralatan.

Foto bersama Kepala BPPI Ngakan Timur Antara (ke 5 dari kanan) – foto DK
 

Subsektor jasa industri merupakan salah satu sektor industri pengolahan non-migas yang berkontribusi pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Beberapa jenis yang termasuk subsektor tersebut diantaranya adalah : jasa reparasi, pelatihan operasional, jasa retrofit, optimasi proses, jasa safety inspection, jasa maintenances, penyewaan jangka pendek dan penyewaan jangka panjang. Kontribusi jasa industri cenderung meningkat dari waktu ke waktu, hal ini menjadi indikasi bahwa industri pengolahan non migas tidak hanya tergantung pada industri komoditinya, namun menunjukkan adanya pergeseran ke arah jasa industri. Berdasarkan data komposisi PDB Indonesia tahun 2016 memperlihatkan bahwa kontribusi sektor jasa 45%, sektor industri 41% dan sektor primer sebesar 41% , secara makro terdapat indikasi terjadi transpormasi struktural perekonomian Indonesia dari sektor manufaktur ke sektor jasa.

Berkaitan dengan hal tersebut Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementrian Perindustrian menyelenggarakan pameran hasil litbang dan seminar Jasa Industri pada tanggal 29-31 Oktober 2019 di Plaza Industri Kementrian Perindustrian DKI Jakarta. Peserta pameran terdiri dari berbagai instasi pemerintah dan perusahaan swasta berjumlah 40 booth pameran, materi pameran berkaitan dengan jasa industri seperti pengujian, sertifikasi, pelatihan, konsultasi, reparasi maintenance, revisi logistik dan market place. disamping pameran juga diadakan talkshow dengan menghadirkan nara sumber dari bappenas, kadin dan pelaku jasa industri.

Kepala BPPI menyempatkan berkunjung ke stand PPII-LIPI (Foto DK)

Kepala BPPT Kementrian Perindustrian Ngakan Timur Antara dalam sambutan dan pembukaan penyelenggaraan pameran dan seminar, diantaranya penyampaian tentang jasa industri yang merupakan salah satu kontribusi pada sektor industri dalam pendapatan domestik bruto Indonesia (PDB). Beliau juga menambahkan bahwa Jasa sertifikasi, standarisasi dan kalibrasi termasuk salah satu kegiatan yang mendukung jasa industri. Untuk mendukung hal tersebut “di Kementrian Perindustrian terdapat pembinaan jasa industri” ungkapnya. Selain itu beliau pada kesempatan ini juga menyampaikan agar masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan pameran dan seminar ini dengan sebaik-baiknya.

PPII-LIPI berperanserta dalam pameran yang menghadirkan materi tentang fasilitas dan produk hasil penelitian dan mitra kerjasama yang dimiliki PPII. Informasi yang disajikan dalam booth pameran stand PPII LIPI berupa video (profil LIPI, P2SMTP dan lain-lain), brosur, banner, produk, desk akrilik dan keterengan atau penjelasan dari petugas pameran. Materi yang dapamerkan terdiri dari : High Perfomance Computer (banner dan brosur), Fasilitas peraalatan produksi (Banner), berupa produk antara lain : kayu lengkung, Pupuk Organik Hayati, Inoka, Bio pelet, papan media vertical garden,produk pengalengan makana dan Cervix.(DK)