VISITASI DEWAN RISET DAERAH KABUPATEN JEPARA KE PUSAT PEMANFAATAN DAN INOVASI IPTEK LIPI

VISITASI DEWAN RISET DAERAH KABUPATEN JEPARA KE PUSAT PEMANFAATAN DAN INOVASI IPTEK LIPI

Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Jepara melaksanakan satu agenda kerja yaitu berkunjung ke Pusat Pemanfaatan dan Inovasi IPTEK LIPI dalam rangka konsultasi teknis penyusunan dokumen rekomendasi pengembangan Marine Science Park (MSTP) Universitas Dipenogoro di Kabupaten Jepara berbasis potensi dan budaya lokal. Untuk mencapai tujuan tersebut DRD Kabupaten Jepara mengadakan science visit ke beberapa tempat salah satunya ke PPII Cibinong Bogor pada Kamis 26 September 2019.

Rombongan yang terdiri dari Ketua, sekretaris, staf dan anggota DRD jepara diterima PPII LIPI di ruang pertemuan 208. Kepala Bidang Manajemen Kekayaan Intektual PPII Harini Yaniar S.Si., M.Kom mengawali penerimaan kunjungan ini dengan memperkenalkan masing-masing bagian, gambaran umum tentang PPII dan menanyakan terkait maksud dan tujuan dari rombongan.

Menurut ketua DRD Jepara Ir. Suryono M,Sc. bahwa kunjungan selain ke PPII LIPI dilakukan juga ke STP Daerah dan Perguruan Tinggi termasuk ke IPB. Selain itu tujuan kunjungan ini seperti yang diungkapkan beliau antara lain pertama “Ingin mendapatkan informasi base practise bagaimana sebuah inovasi bisa dihilirisasi dan disosialisasi pada lembaga intermediasi bisnis dan teknologi di lembaga ini”. Selain itu untuk rencana pengembangan MSTP perlu melakukan knowladge sharing sehingga dapat mempertajam rencana pengembangan MSTP. Ke tiga beliau menambahkan untuk pengembangan ini memohon sharing resep-resep success history dari Science Techno Park LIPI sebagai Nasional STP.

Berkaitan dengan hal tersebut Subbidang Fasilitasi Kekayaan Intelektual Irwan Budhi Iswanto S.T., MBA. mempresentasikan  tentang pengelolaan STP – PPII terutama berkaitan proses hilirisasi teknologi dan inovasi, intermediasi bisnis. Selain itu dalam presentasinya menjelaskan tentang penguatan fungsi alih teknologi diantaranya PPII melakukan upaya pasca riset yang berorientasi industri melalui pilot plan, melakukan kemitraan dengan industri dan mendorong lahirnya teknoprener.

Dalam hal fasilitas pembimbingan star-up PPII juga menyediakan ruangan kerja, ruang seminar dan ruang pamer. Fasilitas lain berupa Pilot plan 1 untuk kluster pangan, pengolahan makanan dan minuman, uji halal, Pilot plan 2 untuk TIK dan Bio-industri, dan rencana pilot pln 3 untuk klaster kesehatan, pusat DNA sequencing dan IVD. Fasilitas lainnya laboratorium BSL, HPC dan lain-lain. Selain itu beliau mejelaskan tentang sumber daya teknologi dan fungsi TTO PPII LIPI.

Setelah penyampaian prentasi dilanjutkan dengan diskusi atau sharing knowlage dari kedua belah pihak. Tamu rombongan melanjutkan survey ke gedung pilot plan untuk melihat sarana dan peralatan yang diliki PPII-LIPI. (DK/YL).