PPII PERKENALKAN FASILITAS DAN INOVASI KEPADA UMKM DPC BOGOR

PPII PERKENALKAN FASILITAS DAN INOVASI KEPADA UMKM DPC BOGOR

Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek LIPI melahui bidang inkubasi teknologi mengadakan sosialisasi fasilitas kepada UMKM Wilayah Bogor di Cibinong Jawa Barat. Rencananya sekitar 200 UMKM secara bergiliran akan diundang pada kegiatan ini dan berlangsung pada  beberapa hari ke depan. Para pelaku UMKM yang berasal dari Asosiasi Home Industri Indonesia (AHINDO) DPC Bogor dan Bukit Royal merupakan peserta pertama yang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di gedung Pilot Plan PPII pada hari kamis 3 Juli 2019.

Dihadapan para peserta, Plt. Kepala Subbidang UMKM Ajib Haryanto S.T. memaparkan tentang tugas dan fungsi PPII yang meliputi bidang Manajemen Kekayaan Intelektual, Inkubasi Teknologi dan alih Teknologi. Dalam menjalankan bisnis inkubator, PPII telah melakukan beberapa kali sosialisasi dan workshop untuk UMKM sekitar Bogor. “Dan pada kesempatan kali ini, kami melakukan sosialisasi khusus bagi UMKM produk pangan“ pungkas Ajib disela-sela paparannya.

Pada sosialisasi ini, secara detail Ajib menjelaskan mengenai model bisnis inkubator PPII. Inkubasi dilakukan agar pelaku bisnis siap menjadi perusahaan yang berdaya saing dan inovatif. Pada tahap inkubasi seperti yang disampaikannya, bahwa calon tenant tidak hanya diperuntukan bagi start up namun bisa juga diikuti oleh UMKM.

Untuk bisa mengikuti proses inkubasi, calon tenant akan memperoleh bimbingan mulai dari  proses pendaftaran dan seleksi tenant. Setelah UMKM lolos sebagai tenant, selanjutnya pada proses inkubasi tenant akan diberi bimbingan seperti pengurusan perizinan, sertifikasi, penyertaan modal dan diperkenalkan pada jejaring industri.

Agar dapat menjadi perusahaan yang siap masuk pada dunia industri dan pasar, tenant diberi coaching dan monitoring terhadap teknologi, produksi, manajemen, akses pasar, standarisasi sampai pada produksi komersil. Pada tahap produksi komersil, tenant akan melalui proses uji coba pasar, monitoring dan evaluasi, business matching, akses pasar dan pengembangan jejaring dan networking. Setelah mengikuti semua rangkaian proses inkubasi, perusahaan yang perlahan masuk ke industri dan pasar akan tetap mendapat arahan untuk perluasan pasar dengan mitra lembaga pemerintah, swasta, BUMN dan BUMD.

Selama paparan peserta sosialisasi sangat antusias, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan dari para pelaku bisnis tersebut. Setelah selesai mendapat materi mengenai rangkaian proses inkubasi, peserta diperlihatkan pada berbagai alat produksi yang terdapat di gedung Pilot Plan. Selain itu juga peserta ditunjukkan berbagai contoh produk UMKM binaan PPII di ruang display. (DK/Ed.S.N)