KUNJUNGAN JAJARAN PEMDA NTB DAN MANAJEMEN TP BANYUMULEK KE PPII LIPI

KUNJUNGAN JAJARAN PEMDA NTB DAN MANAJEMEN TP BANYUMULEK KE PPII LIPI

Pada jum’at (21/6) PPII menerima kunjungan Jajaran Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari perwakilan Bappeda, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Tim Manajemen Techno Park Banyumulek. Kunjungan ini merupakan rangkaian dari 2 (dua) hari tim TP Banyumulek bertandang ke LIPI. Dalam diskusi dengan Manajemen PPII, Tim TP Banyumulek menanyakan pengalaman PPII dalam alih teknologi dan proses inkubasi bisnis teknologi. Tim manajemen PPII memaparkan berbagai kegiatan yang dilakukan di CSTP LIPI. “Kerjasama TP Banyumulek dengan LIPI sendiri sudah memasuki tahun keempat, mulai tahun 2015 dan ini merupakan tahun terakhir. Alhamdulillah tahun lalu, pendampingan dari segi pengembangan kelembagaan sudah berhasil. Tahun ini kami, fokuskan pada proses diseminasi/alih teknologinya” ujar Fahrurrozi, Peneliti Bioteknologi, yang menjadi salah satu penanggung jawab kegiatan LIPI di TP Banyumulek.

Technopark Banyumulek dibangun di atas lahan seluas 29 (dua puluh sembilan) hektare dan disiapkan sebagai kawasan untuk mengembangkan dan mengimplementasikaan inovasi iptek melalui upaya peningkatan produksi menjadi produk komersil skala besar/industri. Konsep TP Banyumulek dibangun dengan tema Technopark Bussiness Center dan diseminasi berbasis pemanfaaatan bioresources dan agroeduwisata secara berkelanjutan. Konsep ini dibangun untuk mendukung program pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan, dalam membangun kawasan peternakan dan pertanian terpadu yang berbasis bahan baku hulu sampai hilir dari potensi lokal daerah yang tersedia.

Sebagai informasi, Daerah Banyumulek memiliki potensi besar di bidang perternakan terutama peternakan sapi dan pendukung bioresouces lainnya. Peternakan sapi menjadi salah satu pondasi utama dalam mencapai swasembada daging nasional. Swasembada daging nasional akan tercapai apabila mendapat dukukngan dariberbagai elemen yang ada. Karena itu kegiatan ini akan melibatkan beberapa elemen yaitu LIPI, beberapa SKPD Pemda NTB yang terkait, Universitas, Swasta dan Masyarakat. Di TP Banyumulek LIPI sendiri telah menggembangkan pengolahan pakan ternak, pembibitan dan penggemukan sapi, serta teknologi pengolahan biji coklat yang merupakan teknologi hasil penelitian LIPI.

“Kami mengharapkan ada kerjasama yang bisa dijalin antara TP Banyumulek dan PPII dalam kegiatan TP Banyumulek. Kami masih menghadapi permasalahan diantaranya dalam kendala pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, dalam penyediaan bahan baku yang belum konsisten, dan peningkatan produk pangan sehingga bisa diterima oleh industri” ujar Rombongan. Akhir dari kunjungan ini, rombongan diajak meninjau Gedung Workshop dan Gedung Pilotplant PPII untuk melihat peralatan yang dimiliki PPII. (put)